Soppeng.Redaksita.com —Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Soppeng yang ke-765, SD Negeri 210 Sanrangeng turut ambil bagian dengan menyemarakkan suasana melalui penggunaan pakaian adat daerah oleh seluruh guru.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal sekaligus upaya menanamkan kecintaan terhadap kearifan lokal kepada peserta didik sejak dini. Suasana sekolah tampak semarak dengan ragam busana adat Bugis yang dikenakan oleh para guru, menciptakan nuansa kebersamaan dan kebanggaan terhadap identitas daerah.
Kepala SD Negeri 210 Sanrangeng, Hj. Muliyati, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk dukungan nyata dari pihak sekolah dalam memperingati hari bersejarah bagi masyarakat Soppeng.
> “Peringatan Hari Jadi Soppeng ke-765 ini menjadi momentum penting bagi kita semua, khususnya di lingkungan pendidikan, untuk terus menanamkan nilai cinta budaya kepada generasi muda. Melalui penggunaan pakaian adat oleh guru-guru, kami ingin memberikan teladan kepada siswa tentang pentingnya melestarikan warisan budaya daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki makna edukatif yang mendalam.
> “Kami berharap melalui kegiatan sederhana ini, peserta didik dapat mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya lokalnya sendiri. Ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang harus terus kita hidupkan di sekolah,” tambahnya.
Perayaan Hari Jadi Soppeng ke-765 di SD Negeri 210 Sanrangeng berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Selain mengenakan pakaian adat, guru dan siswa juga turut mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran yang mengangkat tema budaya lokal.
Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya, SD Negeri 210 Sanrangeng menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian nilai-nilai kearifan lokal di tengah perkembangan zaman.
.gif)
Social Header