Breaking News

PT. Lamataesso Mattappa Gelar Rapat Persiapan HKAN 2026, TWA Lejja Jadi Tuan Rumah


SOPPENG.Redaksitanews.com., -Perseroda PT Lamataesso Mattappa menggelar rapat persiapan Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 di Kantor Perseroda PT Lamataesso Mattappa, Kamis (6/8/2026).

Rapat dipimpin Plt Direktur Perseroda PT Lamataesso Mattappa, Musdar Asman. Kegiatan ini membahas kesiapan pelaksanaan HKAN 2026 yang akan digelar Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan di Taman Wisata Alam (TWA) Lejja pada 9–10 Agustus 2026.

Hadir dalam rapat tersebut puluhan komunitas pencinta alam, organisasi kepemudaan, konten kreator, dan Siswa Pecinta Alam (Sispala) dari berbagai sekolah di Kabupaten Soppeng. Di antaranya Alas Bhawana (Tim Pinggir Jurang), KPA Kompas, KPA Apace, KPA Mario, KPA Jelajah Soppeng, KPA Petualang Mata Pena, KPA Lentera, JJS Soppeng, Sispala MAN 2 Soppeng, Sispala MAN 1 Soppeng, Sispala SMA Negeri 1 Soppeng, REPALKA, Sispala SMANLIS, KPA Tanatengnga Watanlompulle, KAPAS, Camping Manja (Warkop Ujung Teras), Pejalan Soppeng, SEPATU, Sispala SMK Negeri 4 Soppeng, Sispala SMK Negeri 5 Soppeng, serta L2S bersama konten kreator dan organisasi pemuda.


Komunitas tersebut akan ikut mengambil bagian dalam peringatan HKAN 2026 di Lejja.

Musdar Asman mengatakan, penunjukan TWA Lejja sebagai lokasi pelaksanaan HKAN 2026 merupakan kepercayaan yang harus dijawab dengan kesiapan seluruh pihak.

"Sebagai pengelola TWA Lejja, kami mempunyai tanggung jawab menjaga fungsi konservasi kawasan. Di sisi lain, kawasan ini juga harus memberi manfaat bagi masyarakat melalui pengelolaan wisata yang tertib, aman, dan tetap menjaga kelestarian alam," kata Musdar.

Ia menilai keterlibatan komunitas pencinta alam menjadi bagian penting dalam pelaksanaan HKAN.

"Teman-teman komunitas selama ini sudah banyak berkontribusi dalam kegiatan pelestarian alam di Soppeng. Karena itu, kami mengajak mereka ikut terlibat menyukseskan HKAN. Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian TWA Lejja," ujarnya.

Menurut Musdar, dipilihnya TWA Lejja sebagai tuan rumah oleh BBKSDA Sulawesi Selatan juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kawasan tersebut kepada masyarakat yang lebih luas, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip konservasi.

Selama dua hari pelaksanaan, HKAN 2026 akan diisi dengan sejumlah kegiatan, di antaranya camping, live musik, serta diskusi mengenai konservasi alam dan pengelolaan Taman Wisata Alam Lejja.
Baca Juga
descriptivetext
© Copyright 2022 - REDAKSITA